bunga.. jangan layu lagi…
December 19th, 2006 by naninaku dulu penyuka bunga, bunga2 cantik yang sering aku liat di sekitarku… aku sering membiarkan bunga2 cantik itu menarikku, membuatku senang… kemudian aku meninggalkannya karena aku melihat bunga lain yang lebih cantik, atau karena memang aku tidak suka harus menyukai satu bunga tertentu dengan janji untuk menyiramnya setiap hari… aku lebih suka membiarkan bunga2 itu tumbuh untuk memberi keindahan…
suatu hari aku melihat satu bnga tumbuh dengan cantiknya, aku dapat menikmati keindahannya dan mencium wanginya tanpa harus menyiramnya tiap hari… saat kumelihat kuntumnya mulai mekar, seakan kudengar sang bunga bersenandung, "senyummulah air yang kubutuhkan untuk menyiram tubuhku…" dan aku pun mulai berpaling dari bunga2 yang lain, aku hanya senang melihat satu bunga cantik itu… senyumku, perhatianku, keceriaanku semuanya ku pupuk hanya untuk satu bunga cantikku…
sampai satu saat, bungaku terlihat sedikit layu… senyumku tak lagi dapat menyegarkannya, tawa senangku tak lagi membuatnya bangkit… tapi sang bunga tetap bersikukuh, "aku tidak apa2…" aku sedih melihatku bungaku, tapi aku bingung obat apa yang harus kubawa untuk membuat bungaku mekar lagi, berkembang manis untukku lagi…
kemudian mekarlah beberapa bunga di sekitarnya, menghisap air2 dari akar bungaku… mereka indah, menarik… aku ingin bungaku seperti bunga2 yang lain, memberi warna dalam hidupku seperti hari2 kemarin… tapi bungaku tak berkutik, ia malah menyerah… suatu saat bungaku berkata, "pergilah… siram dan rawatlah bunga yang lain, karena mereka memiliki warna yang lebih cerah dan tak pernah layu…" dan ia pun semakin menunduk… dan entahlah, badannya kusut seakan… mati…
aku sedih… aku cuma bisa menangis… aku ingin bungaku, tetapi ia telah menyerah, ia tak ingin lagi mekar untukku… ia tak ingin lagi memancarkan warnanya untuk menghias hari2ku…
lama…
sampai akirnya aku mulai mencoba pergi ke taman yang sama, tetapi berbelok untuk menyiram bunga yang lain… mataku terus tertuju ke bungaku yang layu, tapi ia tetap tidak bergerak walau aku tahu dia merasakan kehadiranku… hatiku menangis, tapi aku harus kuat… aku tetap menyiram bunga yang baru kutemukan… aku ingin merawat bunga baru yang indah, yang aku harap tidak akan pernah layu… perih memang, tapi aku harus bisa..
tiba2, di hari lain saat aku sudah mulai asyik dengan bunga baru, kulihat ada perubahan… bungaku yang layu mulai menggerakkan tangkainya untuk bangkit dari tunduknya, ia membentuk kuncup baru yang siap mekar kembali… aku bertanya dalam hati, "apa yang membuatnya segar kembali? aku? atau ada sosok baru yang datang yang menguatkannya?"…
bungaku terus berkembang, membiarkan sinar matahari mencerahkan warnanya yang mencolok… tapi, sejenak kulihat mahkotanya, kering… ya Tuhan, aku ingin menyiramnya, membuatnya segar kembali dengan senyuman dan candaku… tapi ia tak memanggilku seperti biasanya, ia hanya diam tapi tetap menggoda… warnanya, wanginya… aku ingin bungaku yang dulu membuatku terpesona… tapi aku takut, aku takut mekarnya adalah untuk yang lain… manusia lain yang melihat kecantikannya sepertiku dulu…
"senyummulah air yang kubutuhkan untuk menyiram tubuhku… tersenyumlah untukku", hatiku bergetar saat kudengar bungaku bersenandung lirih… ia memanggilku… ia ingin aku menyiramnya… aku pun berlari ke arahnya, meninggalkan bunga2 lain… bungaku…
bungaku… akan kubawakan sejuta senyum untuk menyegarkanmu, tapi bertahanlah… jangan layu lagi… jangan buat aku menangis lagi…
